Penggabungan Theme - ArcView Tutorial
Penggabungan Theme

Bila kita mempunyai beberapa theme yang dibuat atau diproses secara sendiri-sendiri, kita dapat menggabungkan theme-theme tersebut menjadi satu kesatuan theme. Pada proses interseksi dan union dua theme, field-field data atribut dari kedua theme akan digabungkan pada tabel hasil. Sedangkan pada proses penggabungan beberapa theme, terjadi penggabungan jumlah record pada data atribut hasil.

Di bawah ini, kita akan menggabungkan 3 theme, yaitu Kecamatan Kuta Utara (Kec_ku.shp), Kecamatan Kuta (Kec_kuta.shp), dan Kecamatan Kuta Selatan (Kec_ks.shp). Secara terpisah, ketiga theme tersebut tampak seperti gambar di bawah ini.

a b c

Gambar 5.24. Tampilan 3 theme yang akan digabung, (a) Kec_ku.shp, (b) Kec_kuta.shp, dan (c) Kec_ks.shp.

Prosedur penggabungan beberapa theme adalah :

1. Buka ketiga theme yang akan digabungkan pada view.

2. Ambil menu View - GeoProcessing Wizard. Pilih Merge themes together.

Gambar 5.25. Kotak dialog Geoprocessing Merge themes together langkah 1.

3. Klik Next, kemudian pada langkah ke 2 pilih ketiga theme yang akan digabung pada kotak Select at least two theme to merge. Tentukan theme yang akan digunakan field-fieldnya pada hasil penggabungan pada pilihan Use fields from. Tentukan pula lokasi folder tempat penyimpanan hasil penggabungan theme tersebut pada Specify the output file.

Gambar 5.26. Kotak dialog Geoprocessing Merge themes together langkah 2.

4. Klik Finish. Hasilnya seperti pada gambar berikut.

Gambar 5.27. Theme hasil penggabungan dari 3 theme yang terpisah.

Jumlah record atributnya pada tabel hasil penggabungan merupakan penjumlahan ketiga record atribut theme yang digabung.

Catatan

Field-field pada hasil penggabungan diambil dari theme yang ditentukan pada Use fields from. Field yang berbeda pada theme selain yang ditentukan pada pilihan Use fields from akan tidak digunakan.