Mengelola Tabel - ArcView Tutorial
Mengelola Tabel

Pada materi sebelumnya, kita telah membahas tentang cara menampilkan data grafis pada view dan juga cara melihat informasi atribut atau tabular pada view tersebut. Kini kita akan membahas lebih detail tentang data atribut.

Sebenarnya data grafis dan data atribut saling terkoneksi. Perubahan yang dilakukan pada data grafis akan menyebabkan perubahan pada data atribut, begitu pula sebaliknya. Pada saat kita membuka data grafis pada view yang direpresentasikan dalam bentuk theme, data atribut tidak dibuka secara eksplisit, namun terkoneksi secara internal. Untuk menampilkan data atribut dari suatu theme yang sedang aktif pada view, ikutilah langkah-langkah berikut.

1. Aktifkan theme pada view yang akan dilihat data atributnya. Pada contoh di bawah ini, kita akan menampilkan data atribut theme dari Propinsi Bali.

Gambar 4.1. Theme yang dipilih untuk ditampilkan data atributnya.

2. Dari menu Theme pilih Table, atau klik toolbar Open Theme Table (). Data atribut dari theme tersebut akan ditampilkan seperti gambar di bawah ini.

Gambar 4.2. Tampilan data atribut theme Propinsi Bali.

Data atribut ditampilkan dalam bentuk tabel, terdiri dari baris dan kolom. Baris menyatakan jumlah satuan objek pada theme. Sedangkan kolom menunjukkan jumlah data tabular yang tersedia. Baris paling atas yang tercetak miring adalah nama field atau nama kolom. Sementara kolom pertama menyatakan jenis data grafis yang diterangkan, ada 3 macam yaitu polygon, polyline, dan point masing-masing untuk jenis data area, garis, dan titik. Kolom berikutnya adalah data diskriptif yang menyatakan nilai dari data grafis tersebut.

Pada contoh di atas, theme ?Propinsi Bali? terdiri dari 9 baris (record) dan 7 kolom (field). Jumlah baris, kolom dan isi data tersebut dapat diubah sesuai dengan kebutuhan, dan kita akan bahas pada bagian lain dari bab ini.

Bila anda perhatikan window projek ArcView, saat anda meng-klik toolbar Open Theme Table, ArcView akan menambahkan secara automatis data atribut theme tersebut pada window projek Tables, dengan nama ?Attributes of Propinsi Bali? seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 4.3. Window projek Tables menampilkan daftar atribut theme.

Ada 3 cara yang dapat digunakan untuk menambahkan data atribut ke dalam window projek table ini, yaitu :

- menggunakan menu Theme pilih Table pada View seperti contoh di atas. Melalui cara ini kita dapat membuka tabel sejumlah theme yang aktif pada view.

- Membuka tabel yang telah ada, baik itu tabel dari suatu theme ataupun tabel yang tidak ada kaitannya dengan theme dengan mengklik tombol Add pada window projek Table.

Gambar 4.4. Kotak dialog menambahkan tabel.

Kita dapat membuka tabel dalam tiga bentuk format, yaitu dBASE, INFO, dan Delimited Text. Standarnya data atribut dari suatu theme disimpan dalam format dBASE. INFO adalah data atribut Arc/Info. Sedangkan Delimited merupakan teks data yang dapat dibuat pada sembarang software teks editor atau word processing.

- Membuat tabel baru, dengan mengklik New pada window projek Table, kotak dialog penyimpanan tabel akan tampil sebagai berikut.

Gambar 4.5. Kotak dialog menyimpan tabel yang baru dibuat.

Tentukan nama dan lokasi dimana tabel akan disimpan. Bila nama tidak diubah, ArcView akan mengisi nama secara automatis dengan Tabel1.dbf, Tabel2.dbf, dan seterusnya. Klik OK, tabel kosong yang telah siap diedit akan tampil.

Gambar 4.6. Tampilan tabel yang baru dibuat.

Penjelasan tentang cara menambahkan baris, kolom, serta memasukkan data akan dibahas pada subbab Manipulasi Tabel di bab ini.