Prosedur Digitasi Layar - ArcView Tutorial
Prosedur Digitasi Layar

Apabila proses regestrasi peta telah selesai, sekarang peta tersebut telah siap didigitasi. Langkah-langkah melakukan digitasi layar adalah sebabai berikut :

1. Buka 1 view kosomg, tambahkan citra yang telah diregestrasi yang disimpan dengan format IMAGINE seperti gambar berikut.

Gambar 8.31. Tampilan citra yang telah diregestrasi dengan format IMAGINE (img).

2. Buatlah satu theme baru dengan menu Theme - New Theme, kotak dialog berikut akan muncul.

Gambar 8.32. Kotak dialog pembuatan theme baru.

3. Tergantung dari jenis data yang akan akan digitasi. Ada 3 pilihan objek/feature, yaitu point, line, dan polygon. Misalnya anda akan mendigitasi titik-titk lokasi kota, maka anda pilih Point. Bila jalan atau garis kontur yang akan didigitasi, maka pilih Line. Sementara kalau batas-batas administrasi seperti batas kecamatan, kabupaten dll berarti pilihan kita adalah Polygon. Anda tidak dapat mendigitasi beberapa jenis objek sekaligus dalam satu theme. Misalnya anda akan mendigitasi batas administrasi dan kota, maka anda harus melakukan 2 kali digitasi pada dua theme yang berbeda.

Kelompok toolbar yang dapat digunakan untuk digitasi adalah seperti gambar berikut.

Gambar 8.33. Toolbar untuk digitasi.

Pada contoh ini kita akan mendigitasi data titik, pilih Point pada kotak dialog New Theme. Tentukan nama flle dan lokasi penyimpanan theme tersebut seperti kotak dialog berikut.

Gambar 8.34. Kotak dialog Penyimpanan theme yang baru dibuat.

Theme baru tersebut sekarang dalam posisi Editable dan siap untuk input data. Apabila kita memilih jenis data Point, maka toolbar yang aktif dan dapat digunakan untuk digitasi adalah toolbar Draw Point (). Klik toolbar tersebut dan posisikan pada objek titik di peta, kemudian klik sekali untuk didigitasi.

Pada saat kita input data grafis lewat digitasi, data atribut akan dibuat secara automatis oleh ArcView. Begitu kita input satu titik, maka data atribut pada tabel akan ditambahkan satu record. Kita dapat melakukan input data grafis dan atribut secara bersama-sama. Membuat tampilan view dan tabel dalam satu window sangat memudahkan dalam input data grafis dan atribut secara bersamaan, seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar 8.35. Data grafis dan atribut ditampilkan secara bersama dalam input data.

Apabila kita akan mendigitasi objek garis seperti sungai, jalan, garis kontur dll. maka toolbar yang dapat dimanfaatkan adalah Draw Line () dan Draw Line to Split Feature (). Cara menggunakan adalah klik pada ujung garis yang akan didigitasi, kemudian ikuti objek garis tersebut sambil mengklik bagian-bagiannya. Untuk mengakhiri klik dua kali.

Toolbar Draw line digunakan untuk digitasi garis tunggal. Penambahan satu garis pada data grafis dengan menggunakan draw line akan menambah satu record pada data atribut tabel. Sedangkan toolbar draw line to split feacture dipakai jika garis yang akan didigitasi memotong garis yang lainnya. Dengan demikian, penambahan satu garis yang memotong satu garis lainnya dengan memakai draw line to split feacture akan menambah tiga record pada data atribut tabel sehingga total record menjadi 4. Hal ini disebabkan karena setiap segmen garis menjadi satu record. Pemotongan satu garis dengan garis yang lainnya akan menjadikan 4 segmen, seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Gambar 8.36. Penggunaan toolbar draw line to split feacture.

Sementara untuk mendigitasi data area/polygon, toolbar yang dapat dimanfaatkan adalah

Draw Rectangle (), Draw Cicle (), Draw Poligon (), Draw Line to Split Polygon (), dan Draw Line to Append Poligon (). Dalam aplikasinya 2 toolbar pertama agak jarang digunakan dibandingkan dengan yang lainnya.

Penggunaan toolbar Draw Rectangle dan Draw Cicle adalah dengan cara klik dan grad untuk membuat segi empat atau lingkaran. Toolbar Draw Polygon dipakai dengan cara mengklik untuk memulai, kemudian ikuti dan klik keliling polygon yang didigitasi. Untuk mengakhiri klik dua kali. Sementara toolbar Draw Line to Split Polygon dan Draw Line to Append Poligon tidak menggambar polygon melainkan garis untuk membagi atau menambah poligon. Klik untuk memulai dan dua kali klik untuk mengakhiri.

Contoh penggunaan beberapa toolbar penggambar polygon ditampilkan pada gambar di bawah ini.


Gambar 8.37. Contoh penggunaan toolbar Draw Line to Split Polygon.


Gambar 8.38. Contoh penggunaan toolbar Draw Line to Append Poligon.

Catatan

1. Ingat menyimpan hasil digitasi dengan menu Theme - Save Edit. Kalau anda berhenti melakukan digitasi atau editing theme, klik menu Theme - Stop Editing. Bila muncul konfirmasi penyimpanan hasil editing, klik Yes untuk menyimpan.

2. Theme yang dibuat dengan proses digitasi di atas, akan mempunyai sistem koordinat yang sama dengan peta yang digunakan sebagai Backdrop.

T i p

Bila peta yang didigitasi sangat lebar, sehingga tidak memungkinkan untuk didigitasi dalam satu citra, anda dapat melakukan digitasi lebih dari satu kali pada citra yang berbeda. Proses ini akan menghasilkan beberapa theme. Anda dapat menggabungnya menjadi satu theme melalui proses Merge themes together pada Geoprocessing. Kemudian dilakukan editing secukupnya.