Meringkas Data pada Tabel - ArcView Tutorial
Meringkas Data pada Tabel

Meringkas (summarize) data dalam tabel merupakan pengelompokan data berdasarkan field tertentu. Misalnya berapa luas masing-masing penggunaan lahan pada suatu daerah penelitian, berapa rata-rata pendapatan per kapita tiap kota, dan sebagainya.

Contoh di bawah ini kita akan mengelompokkan peta lereng berdasarkan kelas lerengnya dan menghitung total luasan masing-masing kelas lereng tersebut. Data yang digunakan adalah Ler_gny.shp. Tampilan data grafis dan data atribut peta tersebut adalah sebagai berikut.

Gambar 4.46. Tampilan data grafis dan atribut peta lereng.

Pada tabel Attribute of Ler_gny.shp hanya terdapat informasi Id, ketler (keterangan atau kelas lereng), dan kode. Kita akan menambahkan satu field lagi dengan nama Luas_ha untuk mengisi luas masing-masing record atau unit lereng tersebut. Gunakan prosedur Start Editing, Add Field, dan Calculate seperti yang telah dibahas sebelumnya untuk menghitung luasan tersebut. Tampilan tabel yang telah ditambahkan informasi luas adalah sebagai berikut.

Gambar 4.47. Luasan masing-masing kelas lereng.

Sekarang kita akan mulai membuat ringkasan terhadap data tersebut. Langkah-langkahnya adalah :

1. Tandai nama field berdasarkan field mana data tersebut akan dikelompokkan. Dalam contoh ini kita akan mengelompokkan kelas lereng, maka tandai field Ketler dengan cara mengklik nama field tersebut.

2. Dari menu Field pilih Summarize, kotak dialog berikut akan muncul

Gambar 4.48. Kotak dialog Summary Table Definition.

Dalam proses pembuatan ringkasan ini, ArcView akan membuat tabel baru dengan nama sum1.dbf, sum2.dbf, dan seterusnya. Secara default akan disimpan pada folder temp. Bila anda ingin menyimpan hasil ringkasan ini pada folder dan nama yang berbeda klik tombol Save As dan tentukan folder dan nama file-nya.

Pada kotak pilihan Field, tentukan field-field apa saja yang akan diikut sertakan dalam tabel ringkasan dan tentukan pula pada kotak pilihan Summarize by model ringkasan yang akan dibuat, apakah jumlah, rata-rata dan seterusnya. Klik tombol Add untuk menambah field tersebut dalam tabel hasil ringkasan. Contoh di bawah ini kita hanya ingin mengetahui total luasan masing-masing kelas lereng, sehingga pada dafar pilihan Field dipilih Luas_Ha dan pada summarize by dipilih Sum, kemudian klik Add. Tampilan kotak dialog akan tampak sebagai berikut.

Gambar 4.49. Kotak dialog Summary Table Definition yang telah dilengkapi.

Klik OK, hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini.

Gambar 4.50. Tabel ringkasan yang dihasilkan.

Prosedur yang dilakukan di atas hanya menghasilkan ringkasan terhadap data tabular saja, tanpa ada perubahan dan hasil pada data grafis. Contoh di bawah ini kita akan melakukan ringkasan atau penggabungan (Merge) terhadap data grafis (theme).

Ulangi langkah nomor 1 dan nomor 2 di atas. Sekarang pada daftar pilihan Field gunakan Shape, sedangkan pada Summarize by dipilih Merge. Tampilan kotak dialog Summary Table Definition akan tampak seperti gambar berikut.

Gambar 4.51. Kotak dialog Summary Table Definition yang dilengkapi dengan Merge_Shape.

Apabila anda menentukan Field Shape dan Summarize by Merge, maka ArcView disamping membuat tabel ringkasan, juga akan membuatkan theme yang telah dilakukan penggabungan pada kelas lereng yang sama. ArcView akan menanyakan kepada kita apakah theme tersebut akan ditampilkan pada View yang sedang aktif atau pada view baru seperti gambar berikut.

Gambar 4.52. Kotak dialog konfirmasi penempatan theme hasil ringkasan.

Pada contoh kita ini hasil ringkasan theme ditempatkan pada View1. Efek atau manfaat dari hasil tabel dan theme ringkasan ini, apabila kita memilih satu kelas lereng pada tabel ringkasan, secara automatis seluruh kelas lereng tersebut pada theme ringkasan akan ikut ditandai. Perhatikan gambar di bawah ini.

Gambar 4.53. Tampilan table dan theme yang telah di-summarize.